Hasan Panen Padi dan Ikan di Tabunganen

MARABAHAN – Hasil pertanian Barito Kuala (Batola), khususnya padi, pada musim tanam 2011/2012 ini mengalami peningkatan signifikan. Dari hasil ubinan terendah mencapai 3,0 kilogram per hektar atau setara 4,1 ton gabah kering giling (GKG), sedangkan tertinggi 5,1 kilogram per hektar atau setara 6,8 ton. Demikian dilaporkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Kadistan TPH) Batola, Ir Zulkifli Yadi Noor MSc kepada Bupati Batola H Hasanuddin Murad usai melakukan Panen Raya Padi di lahan Gapoktan Tani Bersinar Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen. Sebelumnya, Hasanuddin Murad juga melakukan panen ikan nila dan ikan papuyu (betok) di kawasan desa setempat dengan hasil cukup memuaskan yakni

mencapai antara 0,5 – 0,75 ton per hektar. Melihat hasil tersebut, Bupati Hasanuddin Murad merasa bangga dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petani. “Batola merupakan daerah rawa pasang surut, sehingga visi pembangunan 2007-2012 lebih diarahkan kepada peningkatan pertanian,” paparnya. Hasan mengatakan, dalam upaya terus menunjang peningkatan produktivitas pertanian, ke depan direncanakan penerapan sistem pertanian mekanisasi berupaya perlengkapan alat-alat pertanian seperti handtracktor, power thriser, handsprayer, dan lainnya.

Untuk tahun 2012 ini, kata Hasanuddin Murad, telah tersedia sekitar 150 unit handtracktor masing-masing 100 unit bantuan APBN dan 50 unit dari dana APBD. Selain terus diupaya kelangkapan alat-alat pertanian, Hasan (panggilan Hasanuddin Murad) mengutarakan, dalam rangka mendukung kesinambungan produksi dan peningkatan produktivitas padi, pemkab akan terus meluncurkan berbagai program secara menyeluruh yang memiliki keberpihakan kepada petani seperti pemberian pinjaman dana tanpa bunga untuk pembelian pupuk bersubsidi, pemberian benih padi, pengerukan saluran-saluran pengairan, termasuk mengupayakan peningkatan perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *